MBKM Skema Penelitian

Pelaksanaan kegiatan Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) yang dikemas dalam kegiatan Membangun Desa merupakan implementasi MBKM dengan mitra akademik dan DUDI. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Program Studi S1 Manajemen FEB UTM.

MBKM Skema Penelitian dilaksanakan di 4 kabupaten di daerah Madura yakni Kabupaten Sumenep, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sampang dan Kabupaten Bangkalan. Adapun salah satu tempat wisata yang dijadikan objek penelitian adalah Pantai Ekasoghi, Pantai Slopeng di kabupaten Sumenep. Pantai Jumiang, Pantai Talang Siring, Pantai Pesisir Selatan dan Pesisir Utara di kabupaten Pamekasan. Serta Labuhan Mangrove Education Park dan Pantai Tlangoh di Kabupaten Bangkalan.

Pelaksanaan MBKM Skema Penelitian ini dilaksanakan kurang lebih selama 6 bulan mulai dari bulan Juli hingga bulan Desember. Untuk lebih jelasnya terkait tahapan pelaksanaan kegiatan MBKM Skema Penelitian.

Jumlah peserta yang terlibat dalam kegiatan ini sebanyak 44 mahasiswa S-1 Manajemen, dan didampingi dengan 23 dosen pembimbing yang membantu mahasiswa dalam melakukan bimbingan pengolahan data serta pembuatan laporan penelitian, sehingga output dari penelitian bisa terarah dan sesuai dengan kaidah ilmiah yang kredibel serta dapat dipertanggungjawabkan.

Kegiatan MBKM Skema Penelitian dengan output akhir berupa artikel yang terpublish pada jurnal nasional dapat meningkatkan dan mendukung ketercapaian tri dharma perguruan tinggi dalam bidang penelitian, sekaligus mendukung Visi Program Studi S-1 Manajemen untuk menjadi pusat pendidikan berbasis riset. Selain itu melalui kegiatan MBKM Skema Penelitian dapat mendongkrak IKU 2 dan IKU 5 yakni jumlah mahasiswa yang mengikuti penelitian (IKT 6 untuk IKU 2) dan berkaitan dengan jumlah luaran penelitian dan pengabdian kepada masyarakat per dosen, yang berhasil mendapatkan rekognisi nasional dan internasional atau diterapkan oleh masyarakat (IKT 1 dan 3 untuk IKU 5).

Dengan terlaksannya Kegiatan MBKM Sekma Penelitian dapat meningkatan jumlah penelitian mahasiswa berbasis potensi lokal, khususnya dalam memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan potensi wisata desa di Madura sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi kreatif Madura.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *